Terus terang, seperti apa yang telah aku tulis di salah satu forum, lebih tepatnya aku mereply bahwa “Ubuntu membawa efek samping NEGATIF, adalah benar adanya. Maksud aku disini Kata negatif jangan di artikan secara harafiah. Setelah aku berhasil menginstall Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon dan sedikit memberi makeup aku seperti mendapat cinta keduaku. dan memang benar seperti apa yang telah aku bilang, bahwa “Istriku sekarang sering cemberut” karena sekarang lebih sering kuhabiskan malam dengan “bermesraan” dengan Ubuntu-ku.
Benar pula apa yang di katakan oleh salah satu Teman aku yang sekarang sedang mencari nafkah (atau mungkin telah menetap ) di batam, bahwa tampilan yang menarik merupakan salah satu strategi promosi yang ampuh. buktinya, beberapa waktu yang lalu sewaktu Bill Gates memperkenalkan Vist*, saya (atau kita) yang notabene pemakai setia Wind*s saat itu terkagum-kagum dengan baju yang di pakai oleh si Vis*. Walaupun pada akhirnya, saya dan mungkin kebanyakan teman-teman yang pernah mencoba “bermain mata” dengan si Vist* kecewa dengan :
- performanya (bayangkan saja, Vist* mematok angka 512mb sebagai kebutuhan memory “minimal” untuk dapat di install dengan efeknya). terus dengan memory minimal segitu, bagaimana kita bisa menjalankan program-program yang lain?????
- tingginya spek komputer yang di syaratkan agar si Vist* agar mau berjalan dengan mulus di komputer kita. Nah lo .. manja banget kan ???
- banyak software dan hardware yang tidak kompatible dengan Vist*. hemmm… trus apa gunanya kita install vist* di komputer kita dengan desktop yang indah tetapi tidak dapat di pakai bekerja ???
- mahalnya harga installer Vist*. ini yang utama, apalagi di tengah gencarnya kampanye undang-undang perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual, yang secara otomatis di tanggapi oleh “Preman resmi berseragam coklat” sebagai kode untuk menambah pundi-pundinya dengan alasan razia program bajakan (no offense). silahkan liat di kantor mereka, berapa persen yang legal dan berapa persen yang illegal WindS*ck nya.
berkaitan dengan masalah promosi diatas, di bawah ini penulis sajikan screenshot dari desktop yang penulis miliki (istilah extrem nya adalah “PAMER”) dengan harapan bisa menjadi media promosi untuk Ubuntu.
desktop Ubuntu 7.10 ku di Laptop Acer 3260
efek cube dengan compiz dan emerald sebagai windows decorator
efek scale dengan compiz dan emerald sebagai windwos decorator
Terus terang, penulis tidakmengeluarkan biaya apapun (kecuali untuk koneksi internet pada saat posting blog ini dan mencari bahan untuk blog ini). dan untuk mendapatkan efek desktop seperti diatas tidak membutuhkan persyaratan semanja OS nya Billing Gates. Cukup dengan memory 256 teman-teman udah dapat efek desktop yang bagi saya (jauh lebih cantik dari Vist*). juga dengan memory segitu teman-teman udah dapat menggunakan komputer teman-teman untuk beraktifitas dan bekerja.
Nah, ayoo… ada yang tertarik dengan promosi diatas ??? for your info, efek desktop diatas penulis tanamkan di laptop penulis dengan compiz sebagai engine efek , emerald sebagai engine window decoratornya, trus untuk widget penulis gunakan screenlets sebagai tools efek nya.untuk compiz, emerald, dan screenlets, rekan-rekan bisa dengan mudah menginstalnya lewat Synaptic Package Manager, dan untuk dekstop theme, dan screenlets nya rekan-rekan bisa mendownload melalui link berikut.
Download link (note:all link above are free from viruses and trojan, also already tested and running well on Ubuntu 7.10)
Note: karena blog ini adalah non profit oriented, sehingga belum mampu untuk menyewa space khusus untuk menyimpan koleksi file nya, juga di karenakan server lokal (gilaupload, gudanupload) membatasi umur file yang di simpannya, mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk teman-teman, sementara ini semua link penulis di tempatkan di easy share, mohon untuk di maklumi
SALAM SATU JIWA, LINUX FOR HUMAN BEING, BILL GATES ?? BACK OFF !!!!
Semua file yang terdapat di blog ini BEBAS UNTUK DI DOWNLOAD oleh siapa saja dan di gunakan oleh siapapun. Isi dan Material dalam blog ini boleh dan legal untuk di cantumkan atau di kutip tanpa harus meminta ijin dari penulis.
0 Tanggapan ke “My Beloved Ubuntu 7.10”