Arsip untuk Kategori 'applikasi'

12
Mar
08

Gyahoo sebagai Pengganti Yahoo Messenger

Salah satu daya tarik internet adalah Chatting, dimana kita saling berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman-teman di segala penjuru dunia, tentu saja dengan syarat yang sama, yaitu mereka harus terkoneksi pula dengan internet. Dan hal ini di lihat dan diantisipasi dengan baik oleh Yahoo dengan menyediakan satu software yang diberi nama Yahoo Messenger atau yang lebih dikenal dengan sebutan YM!. Dan seperti yang telah kita ketahui bahwa YM! di desain untuk berjalan pada sistem operasi Microsoft Windows.Lalu bagaimana dengan sistem operasi Linux (Ubuntu) ? apakah YM! tidak bisa di gunakan di lingkungan Linux ?? Bisa, yaitu dengan menggunakan windows emulator seperti Crossover (warning !!! CrossOver isn’t free software) atau VMWare dan VirtualBox (free software). Harap di pahami bahwa jika kita install YM! di Linux dengan menggunakan fasilitas virtual machine tentu saja kita juga harus menginstall microsoft windows di dalam mesin virtual kita, lalu pertanyaan yang akan muncul adalah bagaimana kita akan terlepas dari dominasi Microsoft Windows ? walaupun harus di akui untuk saat ini (mudah-mudahan tidak untuk selamanya) bagi sebagian pengguna komputer, masih “belum ada” program aplikasi yang di kembangkan oleh “pinguiners” yang memiliki kemampuan yang setara dengan program yang di kembangkan pada platform Microsoft Windows

Sebenarnya program untuk chatting di linux telah ada dan bagi penulis juga tidak kalah dengan apa yang di tawarkan oleh YM!. Sebut saja Pidgin, Kopete, Gaim, Gyachii adalah beberapa software yang bisa kita gunakan sebagai pengganti YM!. Bagi penulis, software tersebut malah lebih handal dari YM! karena software tersebut diatas telah mensuport beberapa server seperti yahoo, im, icq sehingga user tidak perlu menggunakan beberapa tools untuk keperluan yang sama yaitu chatting. Tetapi memang penulis rasakan untuk tiga software diatas belum begitu familiar di mata penulis yang telah terbiasa di manjakan dengan kemudahan yang di berikan oleh YM!. Sedangkan untuk software ke empat Gyachii bagi penulis secara visual telah mendekati YM!, sedangkan untuk performa bagi penulis, Gyachii lebih unggul di banding YM!.

Dan apabila bagi teman-teman ternyata Gyachii belum juga menyerupai YM, mungkin teman-teman patut untuk mencicipi Gyahoo. Dibawah ini penulis sajikan screenshoot dari Gyahoo yang penulis install di laptop Acer TravelMate 3260 dan Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon sebagai platform-nya

GyahoO Messenger 1.0
Klik pada gambar untuk memperbesarKlik pada gambar untuk memperbesar
Bagaimana ??? tertarik ?? teman-teman bisa mendownload file Gyahoo dari link yang penulis cantumkan di bagian bawah tulisan ini. Mengenai cara installasinya, setelah mendapatkan file .deb-nya anda tinggal klik 2x dan biarkan Package Manager milik Ubuntu yang mengerjakan sisanya… Gampang kan ??Ada satu hal yang perlu diperhatikan, sebelum anda menginstall GyahoO pastikan bahwa anda telah meng-uninstall program Gyahii beserta plugins-nya apabila sebelumnya anda telah menginstall Gyahii karena berdasarkan pengalaman penulis, akan terjadi konflik bila Gyahii belum di uninstall pada saat proses installasi Gyahoo. Jadi sebaiknya pastikan dahulu anda telah meng-uninstall Gyahii sebelum anda menginstall Gyahoo
Download GyahoO 1.0 for Linux (Ubuntu)

SALAM SATU JIWA, LINUX FOR HUMAN BEING
Pinguiners Unofficial Logo
Semua file yang terdapat di blog ini BEBAS UNTUK DI DOWNLOAD oleh siapa saja dan di gunakan oleh siapapun. Bila memang dirasa Isi dan Material dalam blog ini bisa bermanfaat, Pembaca BEBAS untuk mencantumkan atau mengutip-nya tanpa harus meminta ijin dari penulis.
01
Mar
08

CrossOver Sebagai Sebuah Alternatif

Bagi sebagian besar pengguna baru “Pinguiners” linux akan merasa canggung saat pertama kali berhadapan dengan layar desktop Linux, antara kagum (karena efek desktop nya lebih cantik dari windows, bahkan windows vista sekalipun), bingung apa yang harus di kerjakan.

“Di linux, program apa yang bisa aku gunakan untuk menggantikan program “A” di windows ?”, “aku udah terbiasa menggunakan program “B” di Windows, lalu bagaimana agar program “B” ini bisa berjalan di Linux, sementara aku belajar dan mencari tahu program pengganti yang sesuai dan setara di Linux ?”.

Hal tersebut juga muncul di benak penulis, saat pertama kali fully Migrate ke Linux. akhirnya gooling kanan, gooling kiri, ampe beberapa hari, bandingkan antara program ini dari referensi si “X” dan Program ini dari referensi si “Y” akhirnya, penulis memutuskan untuk menginstall CrossOver di mesin UBUNTU 7.10 Gutsy Gibbon.

CrossOver ??, yup.. CrossOver adalah sebuah program yang memungkinkan pengguna Linux untuk mengeksekusi program windows. Apa bedanya dengan wine ??? kalo boleh penulis berpendapat sendiri? Pada dasarnya CrossOver dan WINE adalah sama? kenapa ? karena CrossOver sendiri di kembangkan dengan menggunakan WINE sebagai Platform nya. jadi jangan kaget kalo nanti teman-teman ada yang mencoba dan mencicipi Crossover menemukan WINE di dalamnya.

Penulis lebih prefer dan comfort menggunakan CrossOver dari pada WINE kenapa ?? karena CrossOver sudah lebih user friendly, dimana kita bisa menentukan sendiri platform windows apa yang mau kita pakai ? apakah akan mengemulasikan windows98, windowsXP atau windows2000. Untuk saat ini, saat penulis install ke dalam mesin penulis, crossover belum support untuk Windows VISTA, mudah mudahan dalam waktu dekat crossover akan sudah mendukung VISTA.

Bagi teman-teman yang ingin mencoba dan mencicipi CrossOver, bisa mendownload softwarenya dari link di bagian bawah tulisan ini. sebagai referensi penulis share screenshot dari layar computer penulis.

Setelah selesai install, maka menu crossOver akan muncul pada menu Application (Gambar.1), selanjutnya pilihlah Configurasi (Gambar.1) untuk masuk ke area konfigurasi CrossOver.

Bila ini adalah pertama kali anda menjalankan Crossover, pada area konfigurasi pindahlah ke tab “Manage Bottle” dan klik “Create New Bottle” (Gambar.2). Bottle di sini adalah suatu wadah, dimana software yang akan anda install di dalamnya akan diperlakukan dan di proses berdasarkan paramenter platform yang anda tentukan, apakah Windows98, WindowsXP, atau Windows2000

jadi jika anda pilih platform(template) windows 98, maka semua program anda yang anda install akan di install dengan menggunakan driver dan parameter-parameter windows98. begitu pula untuk windowsXP dan Windows2000. Ketikkan nama bottle anda, terserah akan anda namai apa bottle anda, dan kemudian pilih dari menu yang tersedia untuk platform atau template bottle anda (Gambar.2) setelah itu akhiri dengan “OK” dan CrossOver akan menyiapkan lingkungan yang sesuai dengan apa yang anda pilih (Gambar.3), dan CrossOver anda siap untuk di gunakan.

Untuk menginstall program, dari menu CrossOver -> Configuration -> pilih bottle anda -> Install Software. Tetapi bila anda hanya memiliki satu bottle anda bisa langsung memilih menu CrossOver ->Install Windows Software. Pada gambar 4 dan gambar 5 anda bisa lihat bahwa FlashGet1.9.6 dan WinAmp 5.5 berjalan mulus di CrossOver.Sebagai catatan, Microsoft Word 2003, Microfost Excel 2003 bisa berjalan dengan baik di komputer penulis, sedangkan untuk microsoft access belum di suppport oleh Crossover kecuali untuk Microsoft Access 2000. sedangkan untuk Photoshop, Crossover bisa menangani dengan baik PhotoShop 7.

untuk lebih jelasnya anda bisa lihat di dalam menu crossover, program-program apa yang telah di support. sedangkan untuk program yang belum di support oleh crossover, anda bisa menggunakan opsi install Unsupported Software saat akan menginstall. sebagai contoh, kalo di lihat di daftar yang di release oleh crossover, WinAmp5.5 dan Flashget1.9.6 belum di support tetapi dengan pilihan Unsupported Software, penulis sukses menginstall dan merunning WinAmp 5.5 dan Flashget 1.9.6 dengan baik di CrossOver.

Kesimpulanya, bagi penulis, tidak ada keraguan untuk migrasi dari Close Source ke Open Source, sedangkan kendala untuk software yang biasa dipakai di lingkungan windows bisa di akali dengan menggunakan Crossover. atau bahkan dengan menggunakan VirtualBox yang ulasannya telah penulis sampaikan di bagian lain blog ini. Untuk teman-teman sesama “Pinguiners” yang ingin mencoba untuk mencicipi crossover, silahkan download dari link di bawah ini.

Download CrossOver Pro 6.0 (Trial Version)

SALAM SATU JIWA, LINUX FOR HUMAN BEING, BILL GATES ?? BACK OFF !!!!
Pinguiners Unofficial Logo

Semua file yang terdapat di blog ini BEBAS UNTUK DI DOWNLOAD oleh siapa saja dan di gunakan oleh siapapun. Isi dan Material dalam blog ini boleh dan legal untuk di cantumkan atau di kutip tanpa harus meminta ijin dari penulis.

Penulis mendapat masukan kritik yang berguna sekali, Great Thanks for Dani_Lee from Kaskus. semoga kritik yang membangun ini akan dapat memperbaiki kwalitas blog ini di masa yang akan datang.

28
Feb
08

VirtualBox in Ubuntu 7.10

Apa itu Virtualbox ? virtualbox adalah suatu program yang dibuat oleh innotex (http://www.innotek.de) yang bekerja untuk mem-virtual-kan suatu kondisi tertentu (dalam hal ini adalah sistem operasi) di dalam suatu sistem operasi yang telah ada. Sebenarnya selain VirtualBox masih ada program lain yang berfungsi sama, sebut saja VMWare, Parralel, Qemu,dll. Tetapi untuk kali ini penulis hanya akan membahas tentang VirtualBox.

Di UBUNTU untuk menginstall VirtualBox bisa dilakukan dengan menggunakan fasilitas Add/Remove Application atau dengan menggunakan fasilitas Synaptic Package Manager. Atau bisa juga dengan men-download programnya pada link yang terdapat di bagian bawah tulisan ini. Sebagai gambaran bagaimana wujud dan bentuk dari program VirtualBox ini disaat bekerja, penulis tampilkan screenshoot dari layar komputer penulis : (catatan:klik pada gambar untuk memperbesar)

Sebagaimana gambar diatas, Windows XP SP 2 berjalan mulus pada Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon sebagai Host. Windows XP yang berjalan pada Ubuntu dapat mengakses semua Peripherial yang ada pada laptop penulis (USB Port, LAN, CD-Rom) dengan sempurna. Dengan kata lain, kita seperti bekerja dengan 2 komputer.

Bagi teman-teman yang mungkin saat ini (setelah melihat screenshoot diatas) ingin mencicipi yang namanya VirtualBox, silahkan install melalui :

  • Add / Remove Applications (terdapat pada section Other)
  • Synaptic Package Manager (gunakan “virtualbox”pada kolom search. ingat, tanpa tanda petik)
  • Download dari link yang tersedia di bagian bawah tulisan ini

Dan setelah installasi selesai, silahkan klik 2x pada icon Innotex VirtualBox. dan untuk memudahkan teman-teman saat pertama kali menggunakan VirtualBox, penulis sajikan (share) screenshoot dari layar penulis, (catatan: klik pada gambar untuk memperbesar)

Gb.1 Virtual Box SetupGb.2 Describe your New Machine

Define the MemoryCreating Virtual Space in your Harddisk

  1. Pada gambar diatas, Gambar pertama kita bisa lihat bahwa pertama kali kita jalankan VirtualBox, kita akan langsung di pandu untuk mensetting VirtualBox. (bagaimana ??? cukup user friendly kan ternyata linux itu ? )
  2. setelah kita mengklik “Next” maka kita akan langsung masuk ke tahap pemberian “nama machine” dan tipe OS dari mesin kita nanti. untuk nama, anda bisa bebas menentukan akan anda namakan dengan apa virtual machine anda nanti. dan untuk type OS, harap di samakan dengan OS yang akan anda Install ke-dalam VirtualBox nanti. Bila anda ingin menginstall Windows XP, maka pilihlah Windows XP pada pilihan System Operasi.
  3. klik-lah “Next” setelah anda selesai memberi nama dan menentukan tipe OS anda, maka anda akan masuk ke area dimana anda harus menentukan seberapa besar memory yang akan anda alokasikan untuk Virtual Machine anda. mohon di perhatikan, memory di sini sangat berpengaruh terhadap kinerja komputer. baik komputer Host maupun Guest. alokasi memory yang terlalu kecil akan membuat Virtual Machine anda keteteran dalam menjalankan tugasnya, demikian pula sebaliknya, alokasi memory yang terlalu besar akan membuat komputer Host yang kedodoran. Idealnya, alokasikanlah memory untuk Virtual Machine dengan rentang 256mb – 512mb. setelah itu klik “Next” untuk masuk ke tahap selanjutnya.
  4. pada tahapan ini anda harus menentukan seberapa besar kapasitas Hardisk yang akan anda gunakan untuk Virtual Machine anda nanti, apabila sebelumnya anda belum mendefinisikannya, ditandai dengan tulisan <no hardisk>, buatlah dengan menekan tombol “New”. Anda akan di bawa ke tahap seperti pada gambar di bawah ini :
  5. Gb.1. setting Hardisk Virtual MachineGb.2 setting Hardisk Virtual Machine
    Gb.3 Setting Hardisk Virtual Machine

    • pada gambar 1 diatas adalah informasi bahwa anda memasuki fasilitas hardisk wizard. tekan “Next” untuk melanjutkan.
    • anda akan memasuki tahap seperti gambar.2 diatas, dimana anda di hadapkan pada pilihan, Dynamic expanding image, atau Fixed-size image. Bila anda memilih pilihan pertama, maka Virtual box akan mengalokasikan hardisk sesuai yang kita tentukan nanti pada tahap selanjutnya, sesuai dengan perkembangan. Dalam artian, image dari Hardisk nanti di awali dengan ukuran sekecil mungkin dan akan berkembang seiring seberapa banyak program yang anda install di dalam Virtual Machine anda nanti, tetapi tidak akan lebih besar dari yang telah anda tentukan. Tetapi bila anda memilih pilihan yang ke 2 yaitu Fixed-size image, maka VirtualBox akan mengalokasikan seluruh alokasi hardisk yang telah anda tentukan untuk digunakan sebagai image dari virtual machine. perbedaan ini berpengaruh kepada kecepatan akses, Fixed-size akan lebih cepat dalam performance, tetapi kerugiannya adalah hardisk kita udah di plot sebesar yang kita tentukan. penulis cenderung untuk merekomendasikan opsi yang ke 2. Setelah itu klik “Next” untuk ke tahap berikutnya.
    • pada gambar 3, kita diminta untuk menentukan seberapa besar kapasitas hardisk kita yang akan digunakan untuk virtual machine nanti, dan angka yang di recomended-kan adalah tidak lebih kecil dari 10Giga atau dengan kata lain untuk bekerja dengan baik, virtual machine memerlukan kapasitas hardisk minimal sebesar 10 Giga.

    Gb.5 setting up VirtualBox

    Setelah anda menentukan besarnya kapasitas hardisk dilanjutkan dengan menekan tombol “Next” maka selanjutnya anda sampai di akhir setting VirtualBox ditandai dengan adanya Summary dari VirtualBox tentang apa yang telah anda Setting. Dan bila anda telah yakin silahkan tekan tombol Finish untuk mengakhirinya. Sampai dengan tahap ini anda telah selesai mensetting VirtualBox dan siap untuk anda gunakan.

    Pada saat pertama kali anda tekan tombol power pada VirtualBox mungkin anda akan menemui pesan error “permission denied bla bla bla… ” yang intinya kita harus memastikan bahwa user harus memiliki hak untuk memakai Virtual Box. Gak usah bingung, solusinya adalah : System ->Administration -> User and Group, trus klik pada bagian Manage Group dan scroll kebawah cari vboxusers, klik property dan centang siapa saja user yang berhak memakai Virtual Box, setelah itu restart dan VirtualBox anda siap untuk di gunakan.

    Contoh gambar untuk setting user Virtualbox

    Gb.1 Fixing Error VirtualBox

    Gb.1 Fixing Error VirtualBox

    Anda perlu trik khusus untuk dapat mengakses USB di Virtual Box, caranya :
    kalau saat anda mencoba untuk mengakses USB muncul pesan Error: Could not load the Host USB Proxy Service (VERR_FILE_NOT_FOUND). The service might be not installed on the host computer. Editlah file /etc/init.d/mountdevsubfs.sh dengan perintah sudo gedit /etc/init.d/mountdevsubfs.sh (jangan lupa untuk menggunakan perintah sudo dan hilangkan tanda pagar (#) pada bagian

    #
          # Magic to make /proc/bus/usb work
          #
          #mkdir -p /dev/bus/usb/.usbfs
          #domount usbfs “” /dev/bus/usb/.usbfs -obusmode=0700,devmode=0600,listmode=0644
          #ln -s .usbfs/devices /dev/bus/usb/devices
          #mount –rbind /dev/bus/usb /proc/bus/usb

    Kemudian Save & Exit. Selanjutnya editlah file /etc/udev/rules.d/40-permissions.rules dengan perintah

    sudo gedit /etc/udev/rules.d/40-permissions.rules
    cari bagian :

          # USB devices (usbfs replacement)
          SUBSYSTEM==”usb_device”, MODE=”0664″

    dan ganti menjadi :

          # USB devices (usbfs replacement)
          SUBSYSTEM==”usb_device”, GROUP=”vboxusers”, MODE=”0664″

    Restart komputer dan VirtualBox siap untuk digunakan.

    Download Innotek VirtualBox

    SALAM SATU JIWA, LINUX FOR HUMAN BEING, BILL GATES ?? BACK OFF !!!!Pinguiners Unofficial Logo

    Semua file yang terdapat di blog ini BEBAS UNTUK DI DOWNLOAD oleh siapa saja dan di gunakan oleh siapapun. Isi dan Material dalam blog ini boleh dan legal untuk di cantumkan atau di kutip tanpa harus meminta ijin dari penulis.