Arsip untuk Kategori 'Tips n Trik'

15
Mar
08

Tweaking UBUNTU

Telah kita ketahui bersama bahwa Microsoft Windows bisa di Tweaking guna meningkatkan performanya. Lalu bagaimana dengan Ubuntu ? apakah kita bisa melakukan optimasi terhadap sistem Ubuntu guna meningkatkan performa seperti hal-nya kita meningkatkan performa dari Microsoft Windows ? dengan bangga (maaf bila sedikit terkesan euforia), penulis bisa katakan, Ya, kita bisa lakukan hal yang sama terhadap Ubuntu yang kita miliki.

Sekarang ijinkan penulis untuk men-share tips dan trik berikut ini yang penulis dapatkan dari google dan telah penulis test pada Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon, Acer TravelMate 3260 milik penulis. Pada tulisan ini penulis akan paparkan dua metode tweaking Ubuntu, kebetulan ubuntu 7.10 yang penulis pakai, tetapi seharusnya cara ini berlaku pula pada ubuntu release sebelumnya dan bahkan berlaku pula pada Linux Operating System yang lain.

Matikan/Disable Fitur IPV
Saat ini hampir semua server telah menggunakan IPv4, sehingga penggunaan IPv6 sudah kurang begitu efektif (jika tidak mau di bilang conflict). Efek yang paling terasa dari penggunaan IPv6 ini adalah lambatnya kinerja web browser pada saat kita berinternet. untuk mematikan fitur IPv6, bukalah terminal atau konsole dan ketikkan :

sudo gedit /etc/modprobe.d/bad_list

ketikkan / isikan perintah berikut ini :

alias net-pf-10 off
setelah itu save & exit, silahkan reboot Ubuntu anda untuk melihat perubahan efek nya
Matikan / Disable Swapping
Bila komputer / laptop kita memiliki memory 1 Gb atau lebih, kita bisa mematikan fitur yang dinamakan swappinguntuk menaikan performa ubuntu secara keseluruhan. Nilai swapping ini berada di rentang 0 sampai 100. pada nilai 100, kernel akan mencari program yang tidak aktif dan akan men-swapp out-nya dari cache. Cara untuk menonaktifkan swappingini adalah dengan cara :
buka terminal dan ketikkan :

sudo gedit /etc/sysctl.conf
scroll ke bagian bawah file dan masukkan line berikut :
vm.swappiness=0
akhiri dengan menekan tombol save & exit dan reboot lah komputer anda untuk melihat efek dari perubahannya.
Aktifkan / Enable Dual Core Processors
Secara default Ubuntu tidak mengaktifkan Dual Core Processors, sehingga kemampuan atau performa komputer menjadi kurang maksimal. Agar Ubuntu mengaktifkan fasilitas atau feature Dual Core Processors ini, kita harus mengaktifkannya secara manual. Caranya buka terminal / konsole dan ketikkan:

sudo gedit /etc/init.d/rc
cari tulisan CONCURRENCY=none. dan bila telah ketemu, ganti nilai none menjadi CONCURRENCY=shell, setelah itu klik save & exit dan rebootkomputer untuk melihat perubahannya
Speeed Up Ubuntu Menus
Apakah anda merasa respon komputer sedikit lambat saat kita mengakses menu di Ubuntu ? bila iya, kita bisa mempercepat loading menu dengan cara klik Places -> Home Folder. Disini kita perlu untuk membuat satu buah file yang bernama .gtkrc-2.0. caranya, klik kanan di area bebas di Home Folder dan pilih Create Document -> Empty File dan beri nama / Rename dengan .gtkrc-2.0.Ingat, jangan lupa untuk memberi titik(.) di depan nama gtkrc-2.0 yang berarti file tersebut nantinya akan bersifat hidden. Setelah itu klik 2x pada file .gtkrc-2.0 dan masukkan baris perintah berikut ini:

gtk-menu-popup-delay=0

Akhiri dengan menekan tombol Save & Exit. Anda harus Logout dan Login kembali untuk melihat efek perubahannya. Bila ternyata nilai 0 terlalu cepat, kita bisa menggantinya dengan nilai yang lebih tinggi misalnya 100. pada kasus yang penulis coba, penulis mendapatkan speed ideal dengan mengeset .gtkrc-2.0 dengan nilai 100.

Dan apabila ternyata anda tidak menginginkan fungsi ini dikarenakan mungkin, komputer anda menjadi tidak stabil atau mungkin tombol shutdown di pojok kanan atas komputer anda jadi trouble, anda dengan bebas dapat menghapus file .gtkrc-2.0 untuk kembali ke settingan awal sebelumnya.

Selain dengan cara manual diatas, kita juga bisa meng-optimalkan performa Ubuntu kita dengan tool yang bernama Ubuntu Tweak. berdasarkan pengalaman penulis, Ubuntu Tweak ini hampir sama fungsinya seperti bila di sistem operasi microsoft windows kita klik kanan di my computer -> properties.Untuk lebih jelasnya, penulis telah mengambil screen shoot dari fitur-fitur yang disediakan oleh tool Ubuntu Tweak dibawah ini. Dan bila anda tertarik untuk mencobanya, anda bisa men-download file nya dari link yang tersedia di bagian akhir tulisan ini.

Screen Shoot Ubuntu Tweak (klik gambar untuk memperbesar)

Download Ubuntu Tweak 0.2
SALAM SATU JIWA, LINUX FOR HUMAN BEING
Pinguiners Unofficial Logo
Semua file yang terdapat di blog ini BEBAS UNTUK DI DOWNLOAD oleh siapa saja dan di gunakan oleh siapapun. Bila memang dirasa Isi dan Material dalam blog ini bisa bermanfaat, Pembaca BEBAS untuk mencantumkan atau mengutip-nya tanpa harus meminta ijin dari penulis.
02
Mar
08

Mengembalikan Grub yang hilang

Rekan-rekan mungkin pernah menginstall komputer dengan dual OS, sebut saja Windows XP dan Ubuntu. Pada suatu saat Windows Xp terkena virus atau yang lainnya, yang pada akhirnya menyebabkan rekan-rekan menginstall ulang Windows. dan Setelah itu, rekan-rekan tidak bisa masuk lagi ke Ubuntu.

Hal tersebut diatas disebabkan karena pada saat kita menginstall ulang windows dengan tujuan untuk memperbaikinya, secara kita sadari maupun tidak loader windows telah menimpa Grub di MBR (Master Boot Record). Lalu pertanyaannya sekarang adalah, apakah bila sudah begitu, kita juga akan menginstall ulang Ubuntu kita ? apakah tidak bisa di recovery Grub-nya Ubuntu tanpa harus menginstall-nya ulang ?? jawabannya adalah Bisa.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang mungkin bisa berguna untuk rekan-rekan bila suatu saat anda mendapatkan masalah yang sama. Pertama tama sebelum kita melakukan recovery yang harus di perhatikan adalah :

  1. Pastikan Komputer atau Laptop anda Masih ada. Karena bila ternyata komputer atau laptop anda telah tidak ada, berarti bukan hanya Grub-nya yang hilang, tetapi komputer atau laptopnya juga telah hilang. (just kidding)
  2. Pastikan anda telah mempunyai dan mempersiapkan LiveCD Ubuntu. Ini penting karena kita akan menggunakan LiveCD sebagai sarana untuk melakukan recovery
  3. Pastikan urutan booting komputer anda untuk membaca dari CD-Room
  4. Pastikan anda telah mempersiapkan camilan dan secangkir kopi. bagi penulis ini unsur yang penting, gak tau lagi kalo buat rekan-rekan

Jika semua telah tersedia, sekarang mari kita mulai tahapan untuk me-recovery Grub Ubuntu kita.

  1. Booting komputer anda dengan menggunakan LiveCD Ubuntu yang telah anda persiapkan sebelumnya. Dan bila telah masuk ke Desktop bukalah terminal dengan mengklik Applications –> Accesories –> Terminal
  2. Setelah masuk terminal ketikkan perintah : sudo grub, masukkan password bila diminta, dan bila sudah masuk grub akan di tandai dengan berubahnya prompt anda menjadi GRUB >
  3. Ketikkan perintah : find /boot/grub/stage1. perintah ini akan memunculkan lokasi dimana Grub anda berada, misal: (hd0,1)
  4. Setelah itu ketik perintah “root” diikuti dengan lokasi dimana grub berada, misalnya: root (hd0,1)
  5. Langkah berikutnya adalah menginstall Grub ke dalam MBR (Master Boot Record), dimana partisi MBR adalah (hd0) jika anda ingin menginstal GRUB bukan di MBR, maka ganti (hd0) dengan alamat partisinya misalkan (hd0,0). Ketikkan perintah : setup (hd0) (catatan: disini penulis menginstall grub ke dalam MBR). Dan bila telah selesai, keluarlah dari Grub dengan perintah: quit. Rebootlah komputer anda, dan seharusnya saat ini anda telah mendapatkan Grub anda kembali

Bila ternyata anda masih belum bisa masuk ke menu Grub, dan komputer anda langsung masuk ke windows, coba check settingan /boot/grub/menu.lst, karena berdasarkan apa yang penulis alami, urutan booting mengikuti urutan booting yang ada di menu.lst (urutan booting terakhir sebelum loader tertimpa oleh loader Windows). Kalaupun urutannya berubah, ya mungkin anda perlu untuk mengubahnya lagi. caranya adalah:

  1. buat backup file /boot/grub/menu.lst
  2. edit file /boot/grub/menu.lst. cari section default. Biasanya di sebelah tulisan default tersebut tertulis angka. Nah, coba untuk mengubahnya. Setelah itu jangan lupa untuk menyimpannya sebelum keluar dan reboot kembali mesin anda

Demikianlah ulasan yang dapat penulis share, semoga dapat membantu rekan-rekan disaat rekan-rekan mendapatkan masalah dengan Grub yang hilang.

SALAM SATU JIWA, LINUX FOR HUMAN BEING
Pinguiners Unofficial Logo

Semua file dan tulisan yang terdapat di blog ini BEBAS UNTUK DI DOWNLOAD oleh siapa saja dan di gunakan oleh siapapun. Isi dan Material dalam blog ini boleh di cantumkan atau di kutip tanpa harus meminta ijin dari penulis.

Referensi: http://stresslinuxs.wordpress.com
02
Mar
08

Resetting Ubuntu Password

Pernahkah kita lupa password kita di ubuntu ? lalu apa yang akan kita lakukan bila kita lupa password kita di Ubuntu, apakah kita akan Install ulang mesin kita ?? sayang rasanya bila Ubuntu di mesin kita yang telah kita customize sedemikian rupa agar cantik di depan mata harus di Install ulang dan kembali ke kondisi standart hanya karena kita lupa password. Untuk teman-teman yang pernah mengalami hal serupa yaitu lupa password, jangan buru-buru untuk menginstall ulang mesin yang kita miliki karena mungkin kita masih bisa untuk mengakalinya.

Booting Ubuntu kita, dan pada saat masuk ke GRUB tekanlah tombol ESC utuk menampilkan detail menu. Pilih dan sorot kernel ubuntu kita dan tekan tombol E untuk mengeditnya. Pada bagian akhir kernel ketikkan perintah “init=/bin/bash” atau “init=path/to/shell” (ganti kata path/to/shell dengan lokasi dimana shell anda berada) untuk dapat langsung masuk ke shell tanpa ada perintah untuk memasukkan password (karena Ubuntu dan Debian Family biasanya akan tetap menanyakan password walaupun kita telah masuk ke mode single user).Setelah setelah itu tekan tombol ‘B’ untuk booting kernel dengan opsi yang telah kita tentukan yaitu “init=/bin/bash”

Setelah berada di Shell,bukan berarti kita langsung dapat mengganti password kita yang lupa, karena pada dasarnya mengganti password adalah merubah file /etc/shadow. Dan pada saat kita boot kernel, kita termount ke sistem dengan mode (ro) Read Only. Jadi sebelum kita dapat mengganti password kita, kita perlu untuk me-remount system kita (khususnya / ) dengan opsi rw agar dapat di baca (read) dan tulis (write) /etc/shadow

caranya, dari shell kita ketikkan :

#mount / -o remount, rw

#mount /usr -o remount, rw

setelah itu ketikkan : #passwd

New UNIX password:******* (masukkan password yang baru)
Retype new UNIX password: ******* 
passwd: password updated successfully

dan akhiri dengan mengetikkan perintah:

#mount / -o remount, ro

#mount /usr -o remount, ro

#sync

(catatan: sync digunakan untuk mem-flush buffer dari filesystem sebelum direboot) Setelah itu reboot system anda dengan perintah : #reboot

Insya Allah, setelah system reboot, anda akan langsung dapat login ke Ubuntu anda dengan menggunakan password yang baru.

SALAM SATU JIWA, LINUX FOR HUMAN BEING
Pinguiners Unofficial Logo

Semua file dan tulisan yang terdapat di blog ini BEBAS UNTUK DI DOWNLOAD oleh siapa saja dan di gunakan oleh siapapun. Isi dan Material dalam blog ini boleh di cantumkan atau di kutip tanpa harus meminta ijin dari penulis.

25
Feb
08

Setting Up Printer Cannon Pixma IP1880 di Ubuntu 7.10

Rekan-rekan mungkin memiliki printer Canon Pixma IP1880 dan saat ini mungkin sedang bingung bagaimana agar Ubuntu bisa mengenali printer tersebut, atau apakah UBUNTU belum mensupport printer ini ?? sebenarnya Ubuntu telah mengenali dengan baik printer Canon IP1880 dan insya allah printer ini bisa jalan dengan baik di sistem UBUNTU kita. Lalu pertanyaannya adalah “bagaimana caranya agar IP1880 kita bisa jalan di ubuntu ?”.

Sebenarnya teman-teman bisa berkunjung ke website resmi canon untuk mendapatkan driver canon for linux-nya, tetapi bila teman-teman enggan untuk berkunjung dikarenakan mungkin waktu yang terbatas, Teman-teman bisa mendownload dan menginstall driver untuk canon pada link yang tersedia di bawah ini.

Download Driver Canon IP1880

download driver for Canon IP1880 here, dan install di Ubuntu teman-teman dengan mengklik 2x (catatan: mohon untuk mempersiapkan koneksi internet pada saat menginstall karena Ubuntu perlu mendownload beberapa file kecil sebagai pelengkapnya)

contoh gambar installasi driver canon ip1880
proses installasi driver printer canon ip1880 gb.1
proses installasi driver canon ip1880 gb.2

setelah installasi selesai, koneksikan printer dan tekan tombol power pada printer.buka System -> Administation -> Printing
dan lihat bahwa di sana telah terdapat printer canon kita, tapi kenapa kok yang terbaca ip1800 ?? tenang aja, driver IP1800 dan IP1880 adalah identicall dengan kata lain pihak canon belum mengeluarkan driver untuk IP1880 atau mungkin IP1880 adalah IP1800 yang ganti baju.(he he he.. kayak mobil atau motor aja yach.. mesin sama cuma ganti body doank .. tinggi lagi dech harganya) (no offence)

Printer Canon IP1880 atau IP1800 langsung di kenali oleh Ubuntu
gambar no.3
gambar no.4
gambar no.5
gambar no.6
gambar no.7

Akhirnya selesai sudah, printer canon IP1880 penulis bisa mulus beroperasi untuk menjalankan tugasnya mencetak data yang ingin penulis print out.

SALAM SATU JIWA, LINUX FOR HUMAN BEING, BILL GATES ?? BACK OFF !!!!Pinguiners Unofficial Logo

Semua file yang terdapat di blog ini BEBAS UNTUK DI DOWNLOAD oleh siapa saja dan di gunakan oleh siapapun. Isi dan Material dalam blog ini boleh dan legal untuk di cantumkan atau di kutip tanpa harus meminta ijin dari penulis.